Kamis, 08 Juli 2010
Kamis, 01 Juli 2010
Top 100 Peringkat Atlet Indonesia
Tunggal Putra :
4. (4) Taufik Hidayat
8. (8) Sony Dwi Kuncoro
9. (10) Simon Santoso
21. (23) Dionysius Hayom Rumbaka
31. (32) Andre Kurniawan Tedjono
62. (72) Alamsyah Yunus
85. (88) Andreas Adityarman
99. (--) Adnan Fauzi
Tunggal Putri :
22. (19) Maria Febe Kusumastuti
26. (24) Adriyanti Firdasari
29. (29) Fransiska Ratnasari
43. (57) Lindaweni Fanetri
44. (60) Maria Kristin Yulianti
95. (96) Aprillia Yuswandari
Ganda Putra:
4. (4) Markis Kido/Hendra Setiawan
5. (6) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
18. (18) Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki
20. (22) Muhammad Ahsan/Bona Septano
45. (34) Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi
69. (59) Afiat Yuris Wirawan/Wifqi Windarto
76. (64) Lingga Lie/Fernando Kurniawan
82. (80) Berry Anggriawan/ Muhammad Ulinnuha
98. (99) Candra Wijaya/Rendra Wijaya
Ganda Putri :
23. (25) Annisa Wahyuni/Anneke Feinya Agustin
30. (33) Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari
33. (26) Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari
39. (45) Greysia Polii/ Meiliana Jauhari
51. (52) Dewi Komala/Keshya Nurvita Hanadia
55. (77) Shendy Puspa Irawati/ Nitya Krishinda Maheswari
69. (68) Vita Marissa (INA)/ Mona Santoso (USA)
82. (97) Nadya Melati/ Devi Tika Permatasari
88. (--) Vita Marissa (INA)/ Saralee Thoungthongkam (THA)
90. (--) Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini
Ganda Campuran :
1. (2) Nova Widianto/Liliyana Natsir
4. (3) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
14. (17) Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet
38. (44) Muhammad Rijal/Debby Susanto
40. (38) Flandy Limpele/Cheng Wen Hsing [INA/TPE]
46. (36) Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita
70. (73) Okvana Viki Indra/Gustiani Sari Dewi
75. (71) Ahmad Tontowi/Richi Dili Puspita
Keterangan :
( - ): Pemain yang baru masuk 100 besar.
4. (4) Taufik Hidayat
8. (8) Sony Dwi Kuncoro
9. (10) Simon Santoso
21. (23) Dionysius Hayom Rumbaka
31. (32) Andre Kurniawan Tedjono
62. (72) Alamsyah Yunus
85. (88) Andreas Adityarman
99. (--) Adnan Fauzi
Tunggal Putri :
22. (19) Maria Febe Kusumastuti
26. (24) Adriyanti Firdasari
29. (29) Fransiska Ratnasari
43. (57) Lindaweni Fanetri
44. (60) Maria Kristin Yulianti
95. (96) Aprillia Yuswandari
Ganda Putra:
4. (4) Markis Kido/Hendra Setiawan
5. (6) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
18. (18) Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki
20. (22) Muhammad Ahsan/Bona Septano
45. (34) Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi
69. (59) Afiat Yuris Wirawan/Wifqi Windarto
76. (64) Lingga Lie/Fernando Kurniawan
82. (80) Berry Anggriawan/ Muhammad Ulinnuha
98. (99) Candra Wijaya/Rendra Wijaya
Ganda Putri :
23. (25) Annisa Wahyuni/Anneke Feinya Agustin
30. (33) Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari
33. (26) Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari
39. (45) Greysia Polii/ Meiliana Jauhari
51. (52) Dewi Komala/Keshya Nurvita Hanadia
55. (77) Shendy Puspa Irawati/ Nitya Krishinda Maheswari
69. (68) Vita Marissa (INA)/ Mona Santoso (USA)
82. (97) Nadya Melati/ Devi Tika Permatasari
88. (--) Vita Marissa (INA)/ Saralee Thoungthongkam (THA)
90. (--) Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini
Ganda Campuran :
1. (2) Nova Widianto/Liliyana Natsir
4. (3) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
14. (17) Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet
38. (44) Muhammad Rijal/Debby Susanto
40. (38) Flandy Limpele/Cheng Wen Hsing [INA/TPE]
46. (36) Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita
70. (73) Okvana Viki Indra/Gustiani Sari Dewi
75. (71) Ahmad Tontowi/Richi Dili Puspita
Keterangan :
( - ): Pemain yang baru masuk 100 besar.
Taufik Bangun Taufik Hidayat Arena
JAKARTA, Kompas.com - Pebulu tangkis profesional Taufik Hidayat menyatakan siap membina anak-anak usia dini yang berbakat untuk dipersiapkan menjadi atlet bulu tangkis.
"Saya akan fokus membina anak-anak usia dini untuk dipersiapkan menjadi atlet pada tujuh hingga 10 tahun mendatang," ujar Taufik dalam acara peletakan batu pertama Taufik Hidayat Arena di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu.
Taufik mengatakan, meskipun ia belum berniat untuk menjadi pelatih, namun ia sudah menyiapkan pelatih yang akan membina pemain muda di arena yang ia bangun.
Rencananya, kata dia, Taufik Hidayat Arena yang rencananya dibangun di atas lahan sekitar 6.600 meter persegi, tidak hanya menyediakan tempat berlatih bagi calon atlet tetapi juga bagi mereka yang hobi bermain bulu tangkis. "Ada dua kategori, pertama bagi yang punya potensi akan dipersiapkan baik-baik tanpa dikenai biaya, sedangkan bagi yang sekadar hobi akan dikenai biaya," jelasnya kepada Antara.

"Saya akan mengutamakan yang berbakat untuk dipersiapkan menjadi pemain masa depan," tambah Taufik yang dalam acara tersebut didampingi istrinya dan kedua orangtua serta mertuanya.
Menurut rencana, pada arena yang diperkirakan akan selesai pembangunannya pertengahan 2011 itu akan terdapat delapan lapangan bulu tangkis beserta tribun penonton, asrama atlet, pusat kebugaran, galeri, dan lapangan futsal.
Taufik yang menyebutkan tidak akan mendirikan klub, akan bekerja sama dengan klub tempatnya bernaung, SGS Electric untuk mencari bibit pemain.
Mantan pelatih Taufik yang juga mantan pemain nasional, Iie Sumirat, mengatakan siap membantu pemain asuhannya itu. "Saya sangat bangga dengan pribadi dan pilihan Taufik. Ke depan saya akan membantu di sini meskipun tidak setiap hari," katanya. Ia juga mengatakan siap bekerjasama dalam menyiapkan bahan baku pemain yang baik.
Ketua PB PBSI Djoko Santoso dan Ketua Umum KONI dan KOI Rita Subowo yang hadir dalam acara tersebut juga menyambut baik rencana juara Olimpiade Athena tersebut membina atlet muda."Saya berharap bukan hanya Taufik yang berbuat seperti ini tetapi atlet-atlet lain juga berbuat sesuatu demi kemajuan bulu tangkis Indonesia," kata Djoko Santoso.
"Saya akan fokus membina anak-anak usia dini untuk dipersiapkan menjadi atlet pada tujuh hingga 10 tahun mendatang," ujar Taufik dalam acara peletakan batu pertama Taufik Hidayat Arena di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu.
Taufik mengatakan, meskipun ia belum berniat untuk menjadi pelatih, namun ia sudah menyiapkan pelatih yang akan membina pemain muda di arena yang ia bangun.
Rencananya, kata dia, Taufik Hidayat Arena yang rencananya dibangun di atas lahan sekitar 6.600 meter persegi, tidak hanya menyediakan tempat berlatih bagi calon atlet tetapi juga bagi mereka yang hobi bermain bulu tangkis. "Ada dua kategori, pertama bagi yang punya potensi akan dipersiapkan baik-baik tanpa dikenai biaya, sedangkan bagi yang sekadar hobi akan dikenai biaya," jelasnya kepada Antara.
Saya akan mengutamakan yang berbakat untuk dipersiapkan menjadi pemain masa depan,"
Menurut rencana, pada arena yang diperkirakan akan selesai pembangunannya pertengahan 2011 itu akan terdapat delapan lapangan bulu tangkis beserta tribun penonton, asrama atlet, pusat kebugaran, galeri, dan lapangan futsal.
Taufik yang menyebutkan tidak akan mendirikan klub, akan bekerja sama dengan klub tempatnya bernaung, SGS Electric untuk mencari bibit pemain.
Mantan pelatih Taufik yang juga mantan pemain nasional, Iie Sumirat, mengatakan siap membantu pemain asuhannya itu. "Saya sangat bangga dengan pribadi dan pilihan Taufik. Ke depan saya akan membantu di sini meskipun tidak setiap hari," katanya. Ia juga mengatakan siap bekerjasama dalam menyiapkan bahan baku pemain yang baik.
Ketua PB PBSI Djoko Santoso dan Ketua Umum KONI dan KOI Rita Subowo yang hadir dalam acara tersebut juga menyambut baik rencana juara Olimpiade Athena tersebut membina atlet muda."Saya berharap bukan hanya Taufik yang berbuat seperti ini tetapi atlet-atlet lain juga berbuat sesuatu demi kemajuan bulu tangkis Indonesia," kata Djoko Santoso.
Asian Games PBSI hanya Targetkan 1 Emas di Guangzhou
SURABAYA, Kompas.com - Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia hanya berani menargetkan satu medali emas pada pesta olahraga Asian Games 2010 di Guangzhou, China, November 2010.
Ketua Umum PB PBSI Jenderal TNI Djoko Santoso yang ditemui wartawan di Surabaya, Kamis (1/7/10) mengatakan, target satu emas itu diharapkan bisa diraih dari nomor tunggal putra atau ganda, terutama putra dan campuran.
"Kami harus realistis dengan kekuatan yang dimiliki. Satu emas itu target minimal, syukur-syukur bisa dapat lebih," katanya usai melantik kepengurusan PBSI Provinsi Jawa Timur periode 2010-2014.
Target satu emas itu sama dengan yang dicapai pada Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Saat itu, satu-satunya medali emas bulu tangkis dipersembahkan pemain terbaik Indonesia, Taufik Hidayat.
Merosotnya prestasi bulu tangkis Indonesia di berbagai kejuaraan super series maupun beregu dalam beberapa tahun terakhir, membuat PB PBSI tahu diri dan tidak berani mematok target terlalu muluk.
Apalagi pada Asian Games mendatang, pebulu tangkis Indonesia akan berhadapan dengan kekuatan utama dari tuan rumah China, selain juga pesaing lain dari Korea Selatan dan Malaysia.
Djoko mengemukakan pebulu tangkis yang dikirim ke Asian Games merupakan kombinasi pemain pelatnas dan non-pelatnas yang berjumlah sekitar 20 orang.
"Kami memilih pemain-pemain terbaik dan yang punya potensi, kendati mereka saat ini berada di luar pelatnas. Persiapan sudah dilakukan sejak sekarang untuk menghadapi Asian Games," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Program Indonesia Emas (Prima) Mayor Jenderal TNI Tono Suratman berharap, cabang olahraga bulu tangkis bisa menyumbang lebih dari satu medali emas di Asian Games 2010.
"Kendati targetnya cuma satu emas, kalau bisa bulu tangkis menyumbang lebih banyak karena potensi itu cukup terbuka," ujarnya saat menghadiri pelantikan PBSI Jatim.
Bulu tangkis menjadi salah satu dari 17 cabang olahraga yang diberangkatkan mengikuti Asian Games 2010 di China.
Ketua Umum PB PBSI Jenderal TNI Djoko Santoso yang ditemui wartawan di Surabaya, Kamis (1/7/10) mengatakan, target satu emas itu diharapkan bisa diraih dari nomor tunggal putra atau ganda, terutama putra dan campuran.
"Kami harus realistis dengan kekuatan yang dimiliki. Satu emas itu target minimal, syukur-syukur bisa dapat lebih," katanya usai melantik kepengurusan PBSI Provinsi Jawa Timur periode 2010-2014.
Target satu emas itu sama dengan yang dicapai pada Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Saat itu, satu-satunya medali emas bulu tangkis dipersembahkan pemain terbaik Indonesia, Taufik Hidayat.
Merosotnya prestasi bulu tangkis Indonesia di berbagai kejuaraan super series maupun beregu dalam beberapa tahun terakhir, membuat PB PBSI tahu diri dan tidak berani mematok target terlalu muluk.
Apalagi pada Asian Games mendatang, pebulu tangkis Indonesia akan berhadapan dengan kekuatan utama dari tuan rumah China, selain juga pesaing lain dari Korea Selatan dan Malaysia.
Djoko mengemukakan pebulu tangkis yang dikirim ke Asian Games merupakan kombinasi pemain pelatnas dan non-pelatnas yang berjumlah sekitar 20 orang.
"Kami memilih pemain-pemain terbaik dan yang punya potensi, kendati mereka saat ini berada di luar pelatnas. Persiapan sudah dilakukan sejak sekarang untuk menghadapi Asian Games," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Program Indonesia Emas (Prima) Mayor Jenderal TNI Tono Suratman berharap, cabang olahraga bulu tangkis bisa menyumbang lebih dari satu medali emas di Asian Games 2010.
"Kendati targetnya cuma satu emas, kalau bisa bulu tangkis menyumbang lebih banyak karena potensi itu cukup terbuka," ujarnya saat menghadiri pelantikan PBSI Jatim.
Bulu tangkis menjadi salah satu dari 17 cabang olahraga yang diberangkatkan mengikuti Asian Games 2010 di China.
Langganan:
Postingan (Atom)