Jumat, 07 Mei 2010

infooo..

TUAN RUMAH MALAYSIA, TAKUT PADA KEKUATAN GANDA INDONESIA.

INDONESIA datang ke putaran final Piala Thomas 2010 di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei, sebagai tim yang kurang mendapat atensi alias tak diperhitungkan.

Paling tidak, dilihat dari sisi peringkat pemain, skuad Merah Putih terbilang kalah dibanding tuan rumah Malaysia, ataupun dua jagoan ras kuning, Cina dan Korea Selatan. Bahkan dengan Denmark pun, peluang tim Merah Putih diprediksi masih fifty-fifty.
Namun bukan berarti semua nomor putra menjadi titik kelemahan. Tuan rumah Malaysia, malah mengakui mereka takut dengan komposisi dan kualitas pemain ganda putra yang dibawa ke negeri seberang itu.
Seperti dirilis The Star.com.my, kemarin, pelatih ganda putra Malaysia, Rexy Mainaky, menegaskan meski para pemainnya lebih tinggi secara peringkat dibanding ganda putra Indonesia, suasana berbeda akan terjadi jika mereka berlaga membela negara.
"Peringkat benar-benar tidak berpengaruh. Saya pernah lama menjadi bagian dari mereka, dan seperti tabiat biasanya, mereka benar-benar kuat jika sudah ada bendera yang pernah mereka cium sebelum berangkat. Jadi, saya perintahkan untuk pasanganku agar tak pernah meremehan ganda Indonesia," tegas Rexy.
Abang Ricky Mainaky ini memprediksi Malaysia dan Indonesia akan bertemu lagi di partai final, meski jalan ke sana sangat terjal karena masih ada Cina dan Korea Selatan yang bisa menjungkalkan semua perkiraan.
Rexy menyebut, dirinya takut dengan performa ganda putra Indonesia, plus para pemain yang berstatus merdeka alias tak berada di jajaran personel PB PBSI di Cipayung.
Para pemain tersebut menjadi kekuatan inti pasukan Indonesia, seperti Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alven Yulianto/Hendra Gunawan.
Plus satu pemain tunggal, Taufik Hidayat, yang lebih unggul dari Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, maupun Dionysius Hayom Rumbaka.
"Satu lagi kelebihan mereka tak lain adalah siapa pun yang dipasangkan, tetap berbahaya. Itu sudah banyak terbukti di pelbagai event beregu. Intinya, kami benar-benar tak boleh lengah karena mereka sangat menakutkan," tegas Rexy, yang mengandalkan pasangan nomor satu dunia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong dan ganda muda Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari.
Mengenai hal tersebut, Markis Kido mengaku tidak terlalu berpikiran tentang apa yang menyemat ke tim mereka. "Kami datang untuk bertanding atas nama negara, dan itu sudah cukup untuk memberikan apapun. Siapapun pasanganku, tim pelatih pasti punya alasan tersendiri. Kini, saya hanya berkonsentrasi pada pertandingan di depan, belum terlampau berpikir jauh," tukas Markis. (Persda Network/bud)

FAKTA TIM PIALA THOMAS 2010

 Jakarta - Cuma pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir yang berstatus nomor satu dunia di skuad Piala Thomas Uber. Berikut data dan fakta skuad Merah Putih yang akan berlaga di Malaysia, 9 hingga 16 Mei ini.


Taufik Hidayat
Lahir: Bandung, 10 Agustus 1981
Tinggi/Berat: 176 cm/64 kg
Klub: SGS Elektrik
Ranking BWF: 5
Nomor: Tunggal pertama
Prestasi:
- Juara Indonesia Open (1999, 2000, 2002, 2003, 2004 and 2006)
- Juara Asian Games (2002 and 2006)
- Kejuaraan Dunia (2005)
- Medali Emas Olimpide (2004)
- Juara Piala Thomas (2000 dan 2002)
- Kejuaraan Asia (2000, 2004 and 2007)
- Juara Singapore Open (2001, 2004, 2005)
- Juara China Open (2005, 2006)
- Juara Malaysia Open (2000)
- JuaraMacau Open Badminton Championships (2008)
- Juara India Open (2009)
- Juara US Open (2009)


Sony Dwi Kuncoro
Lahir: Surabaya, 7 Juli 1984
Tinggi/Berat: 171 cm/60 kg
Klub: Suryanaga
Ranking BWF: 11
Nomor: Tunggal kedua
Prestasi:
- Medali Perunggu Olimpiade Athena 2004
- Kejuaraan Asia (2002, 2003, 2005)
- Runner up Kejuaraan Dunia 2007


Simon Santoso
Lahir: Tegal, 29 Juli 1985
Tinggi/Berat: 175 cm/64 kg
Klub: Tangkas Alfamart
Ranking BWF: 12
Nomor: Tunggal ketiga
Prestasi:
- Medali Perak SEA Games 2005
- Juara Chinese Taipei Open 2008


Dionysius Hayom Rumbaka
Lahir: Kulonprogo, 22 Oktober 1988
Tinggi/Berat: 182 cm/72 kg
Klub: Djarum
Ranking BWF: 26
Nomor: Tunggal keempat
Prestasi: - Juara I Banuinvest International Series Romania 2009
- Juara I Yonex Australian Open Grand Prix 2009


Markis Kido
Lahir: Jakarta, 11 Agustus 1984
Tinggi/Berat: 165 cm/62 kg
Klub: Jayaraya
Ranking BWF: 3 (bersama Hendra Setiawan)
Nomor: Ganda pertama
Prestasi:
- Juara Jakarta Open 2006
- Juara Hongkong Open 2006
- Juara China Open (2006, 2007)
- Juara Dunia 2007
- BWF World Cup 2007
- Chinese Taipei Grand Prix 2007
- Hong Kong Super Series 2007
- Emas SEA Games 2007
- Malaysia Super Series 2008


Hendra Setiawan
Lahir: Pemalang, 25 Agustus 1984
Tinggi/Berat: 181 cm/72 kg
Klub: Jayaraya
Ranking BWF: 3 (bersama Markis Kido)
Nomor: Ganda pertama
Prestasi:
-Kejuraan Asia 2005
- Juara Indonesia Open 2005
- Juara Dunia 2007
- China Super Series 2007
- Juara BWF World Cup 2007
- Juara Chinese Taipei Grand Prix 2007
- Juara Hong Kong Super Series 2007
- Medali Emas SEA Games 2007
- Medali Emas Olimpiade Beijing 2008
- Juara China Master Super Series 2008
- Juara Denmark Super Series
- Juara French Super Series


Nova Widianto
Lahir: Klaten, 10 November 1977
Tinggi/Berat: 179 cm/33 kg
Klub: Tangkas Alfamart
Ranking BWF:
Nomor: Ganda ketiga
Prestasi:
- Medali emas SEA Games 2001
- Kejuaraan Asia 2003
- Juara Japan Open 2003
- Juara Singapore Open 2004
- JUara Indonesia Open 2005
- Juara IBF World Championships
- Juara Singapore Open 2006
- Juara Asian Badminton Championships 2006
- Juara Badminton World Cup 2006
- Juara Chinese Taipei Open 2006
- Juara Korea Open 2006
- Juara Philippines Open 2007
- Juara BWF World Championships in Kuala Lumpur 2007
- Juara China Open Super Series 2007
- Juara Hongkong Super Series 2007
- Juara Singapore Open 2008
- Juara Malaysia Super Series 2009
- Juara French Super Series 2009
- Medali Emas SEA Games 2009 (2)


Alvent Yulianto
Lahir: Banyuwangi, 11 Juli 1980
Tinggi/Berat: 176 cm/71 kg
Klub: Suryanaga
Ranking BWF: 7 (bersama Hendra Aprida Gunawan)
Nomor: Ganda
Prestasi:
- Juara Indonesia Open 2004
- Juara Korea Open 2004
- Juara Singapore Open 2004
- Juara Thailand Open 2004


Hendra Aprida Gunawan
Lahir: Majalengka, 6 April 1982
Tinggi/Berat: 178 cm/73 kg
Klub: SGS Elektrik
Ranking BWF: 7 (bersama Alvent Yulianto)
Nomor: Ganda kedua
Prestasi:


Mohammad Ahsan
Lahir: Pelembang, 7 September 1987
Tinggi/Berat: 174 cm/61 kg
Klub: Djarum
Ranking BWF: 21 (bersama Bona Septano)
Nomor: Ganda ketiga
Prestasi:
- Juara Philippine Open Grand Prix Gold 2009
- Juara Vietnam Challenge 2007 .

 Tim Indonesia Antisipasi Virus H1N1

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Pemain bulu tangkis anggota tim Piala Thomas dan Uber Indonesia berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, dengan menggunakan masker. Pemakaian masker sebagai langkah antisipasi tertular virus H1N1.  

Isu penularan virus H1N1 di Kuala Lumpur menjadi perhatian tim Indonesia setelah salah satu anggota tim Malaysia, Rashid Sidek, dinyatakan positif terjangkit virus ini.  

Para pemain dan rombongan sudah menggunakan masker sejak berada dalam pesawat Garuda Indonesia yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 08.10. Masker dibagikan kepada rombongan di Terminal Dua.  

"Ya, ini antisipasi saja. Kami tidak ingin gangguan kesehatan pemain selama berada di Malaysia. Sebenarnya kami tidak terlalu khawatir dengan kasus ini. Namun, kami tetap memberi perhatian sebagai antisipasi," kata Manajer Tim Uber Djendjen Djaenan Asri ketika ditemui di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia.  

Suasana di terminal kedatangan Bandara Kuala Lumpur cukup normal. Tidak ada pengawasan khusus dan pemeriksaan terhadap penumpang yang diduga terjangkit virus H1N1. Semua petugas Imigrasi Malaysia juga tidak ada yang memakai masker.


Waspada tapi Pantang Berlebihan
KUALA LUMPUR - Setelah munculnya kabar dua pelatih Malaysia terserang virus H1N1, memang sejumlah tim tamu di ajang Piala Thomas-Uber pada 9-16 Mei mendatang cu kup khawatir. Namun, itu ti dak disikapi berlebihan oleh tim Indonesia. 

Ketika sampai di Malaysia kemarin siang (7/5), sebagian atlet mengantisipasinya dengan menggunakan masker. Manajer Tim Indonesia Jacob Rusdianto mengakui bahwa ancaman tersebut per lu diwaspadai, tapi tidak perlu berle bihan. ''Ya, kami hanya antisipasi seperti bia­sa,'' jelasnya. 

Tim Indonesia memang terkesan tidak terlalu khawatir pada virus mematikan tersebut. Ada beberapa atlet yang menggunakan mas ker. Salah seorang di antaranya Nova Wi dianto. Tapi, ada sebagian yang tidak menggunakan, seperti Markis Kido. 

Di sisi lain, Rashid Sidek dan Misbun Sidek dikabarkan boleh pulang dari rumah sakit. Dokter Ramlan Aziz, yang merawat keduanya, menyatakan bahwa dua motor bulu tangkis Malaysia itu sudah diperbolehkan pulang dan beristirahat di rumah. ''Tapi, kami tetap harus memonitor mereka,'' ujarnya. 

Tim Indonesia kemarin bertolak menuju Malaysia dengan penerbangan pukul 11.00 dari Jakarta. Mereka tiba di Malaysia sekitar empat jam kemudian. Jacob menyatakan bah wa timnya siap menyongsong perhelatan dua tahunan tersebut. 

Sementara itu, salah seorang pilar utama tim Thomas Indonesia Taufik Hidayat menyatakan siap tempur. ''Saya berharap bisa melakoni perhelatan ini dengan sebaik-baiknya,'' ujar Taufik yang sudah merasakan gelar juara Piala Thomas 2000 dan 2002.

TIM THOMAS DAN UBER INDONESIA DI JAMU DENGAN MASAKAN PADANG.

Kuala Lumpur - Kontingen Tim Thomas dan Uber Indonesia tiba di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (7/5). Kontingen yang terdiri atas 10 pemain putra dan 10 putri ditambah tujuh pelatih dan 12 ofisial ini disambut langsung Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar

Setelah acara ramah tamah, seluruh anggota kontingen dijamu duta besar di salah satu rumah makan Padang di Kuala Lumpur. Dalam sambutannya Da’i berharap agar tim Thomas dan Uber Indonesia dapat mengembalikan supremasi dan kebanggaan bulu tangkis Indonesia. “Kita pernah mengalami masa kejayaan bulutangkis ditingkat dunia, diharapkan kebanggaan tersebut bisa kita raih kembali," ujar Da'i.

Kontingen Tim Thomas dan Uber Indonesia tiba pukul 11.05 waktu Malaysia, dan langsung menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur. Setelah acara ramah tamah, kontingen tim langsung menuju penginapan untuk persiapan latihan.

Dalam kesempatan ramah tamah dengan duta besar, anggota tim sempat merayakan ulang tahun Meiliana Jauhari, atlet ganda putri yang biasa berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati, ini merayakan ulang tahunnya yang ke 26.

Saat ditanya Tempo tentang kesiapan dan target tim, Ketua Kontingen Sabar Yudo Suroso menyatakan tim Thomas dan Uber Indonesia sudah melakukan persiapan dengan optimal dan siap memberikan yang terbaik. “Kita mencoba menghindari China di babak awal, diharapkan bisa bertemu di final saja,” ujarnya.
Tim Indonesia Mulai Latihan
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia mulai berlatih di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah tiba di kota tersebut, Jumat (7/5/2010) siang, untuk mengikuti putaran final yang akan berlangsung pada 9-16 Mei.

"Tadi sudah latihan tapi banyak yang enggak bisa ikut karena baru sampai dan waktunya mepet banget," ujar pemain ganda putra, Markis Kido, yang dihubungi dari Jakarta.

Namun, tim Indonesia belum mendapat kesempatan berlatih di lapangan tempat bertanding di Putra Stadium, Bukit Jalil. "Tadi latihannya di tempat latihan, besok baru di tempat bertanding," tambah Kido.

Pernyataan yang sama disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang menyebutkan bahwa kendala waktu menyebabkan tidak semua pemain bisa langsung berlatih setibanya di Kuala Lumpur.

Tim Indonesia tiba di Kuala Lumpur sekitar pukul 11.10 waktu setempat. Mereka kemudian langsung dijamu makan siang oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Da'i Bachtiar.

Pada Sabtu, tim Indonesia mendapat kesempatan mencoba lapangan bertanding di Putra Stadium, antara pukul 10.00 dan 12.00 waktu setempat, sebelum mulai bertanding pada hari Minggu (9/5/2010).

Pada hari pertama kejuaraan dunia beregu tersebut, baik tim putra maupun putri akan menghadapi tim Australia pada babak penyisihan grup.

Tim Thomas Indonesia berada dalam Grup D bersama India dan Australia. Sementara itu, tim Uber berada dalam Grup B bersama Denmark dan Australia. Dua tim teratas dalam setiap grup akan maju ke perempat final.

Susunan tim Indonesia:

Tim Thomas: Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto, Hendra Aprida Gunawan, Nova Widianto, dan Mohammad Ahsan.

Tim Uber: Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, Maria Kristin, Linda Weni Fanetri, Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Liliyana Natsir, dan Anneke Feinya Agustin.


 

Kamis, 06 Mei 2010

info..


CHINA yakin mempertahankan gelarnya

KUALA LUMPUR (6 Mei 2010): Cina yakin thomas mereka dan tim uber mereka akan mempertahankan Piala Thomas dan Uber pada tanggal 9-16 Mei. Kedua turnamen akan diselenggarakan di Stadion Putra, Bukit Jalil dari hari Minggu.

Pelatih Kepala Li Yongbo mengatakan dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh sponsor tim Li Ning, bahwa ia tidak melihat mengapa band-nya bulutangkis akan kembali ke rumah tangan kosong setelah delapan hari pertempuran di kedua turnamen.

"Kita datang ke sini siap untuk mempertahankan kedua Piala dan bahwa hanya apa yang kita ingin lakukan," kata mantan juara dunia Olimpiade.

"Saya yakin tim memilikinya di dalam mereka menghadapi semua pendatang Kita harus berdiri tegak pada tanggal 16 Mei.."

Li juga mengungkapkan bahwa pemain Cina telah diberitahu untuk tidak melakukan apapun wisata karena ketakutan H1N1. Dua dari pelatih Malaysia - Misbun dan Rashid Sidek - berdua dirawat karena virus tapi sejak diberi surat keterangan sehat.

"Pemain akan diperintahkan untuk tinggal di kamar mereka. Mereka hanya diperbolehkan untuk pergi ke tempat pelatihan dan ke Stadion Putra," kata Li.

"Kami telah membawa tim medis kami sendiri bersama kami dan mengambil segala macam tindakan pencegahan untuk memastikan tidak satu pun dari kami menangkap virus itu."

Untuk Piala Thomas, Cina telah menamai dunia dan juara Olimpiade Lin Dan sebagai pemain top mereka single dan dia akan bergabung dengan Chen Jin, Bao Chunlai dan Chen Long. Untuk ganda, mantan no satu mereka bernama Cai Yun-Fu Haifeng, Guo Zhengdong-Xu Chen dan Chai Biao-Zhang Nan.

piala uber Cina tidak terkalahkan selama bertahun-tahun dan tidak ada alasan mengapa liks Dunia No 1 Wang Yihan, Wang Xin (No 2) dan Wang Shixian (No 4) akan terputus-putus. Mereka juga memiliki pengalaman di dunia tangan Nomor 5 Jiang Yanjiao. Dalam ganda, Ma Wang Jin-Xiaoli berada di puncak peringkat dunia ganda pasangan perempuan dan anak tangga di bawah mereka adalah rekan tim Du Jing-Yu Yang. Pan Pan-Tian Qing adalah pasangan ketiga. 

Malaysia Mulai Hadapi Tekanan Dalam Thomas-Uber

Tim tuan rumah Malaysia mulai menghadapi tekanan setelah ketua asosiasi bulu tangkis mereka memimpin tim nasional memenangi semua pertandingan grup pada Piala Thomas dan Uber.

Turnamen beregu putra dan putri paling bergengsi itu akan dimulai Minggu di Putra Stadium, Kuala Lumpur tempat pemain-pemain elit dunia akan bertarung.

Namun, deretan pemain berbakat itu tidak mengurangi harapan Nadzmi Salleh, saat Presiden Federasi Bulu Tangkis Malaysia meminta timnya untuk menghimpun dukungan di kandang sendiri.

"Semakin banyak pertandingan yang dimenangi tim, semakin baik dukungannya," katanya kepada wartawan, menambahkan bahwa Malaysia adalah salah satu dari lima tim yang mampu memenangi Piala Thomas.

"Seperti, saya harap para pembulu tangkis dapat mulai dengan awal yang baik dan memeangi kedua pertandingan grup sebelum babak sistem gugur yang dimulai 12 Mei. Saya hanya ingin para pemain memberikan yang terbaik karena fans Malaysia berhak melihat mereka berjuang sepenuhnya."

Lima kali juara Piala Thomas itu hanya berada di bawah Indonesia yang 13 kali juara dan China yang menang tujuh kali dalam pengumpulan gelar, tetapi belum pernah juara sejak menang di kandang sendiri pada 1992.

Putri-putri Malaysia belum pernah mencicipi keberhasilan dalam Piala Uber.

Tim putra Malaysia berada dalam Grup B Piala Thomas bersama Jepang dan Nigeria. Juara bertahan China berada dalam Grup A bersama Korea Selatan dan Peru sementara Denmark, Jerman dan Polandia berada pada Grup C. Mantan juara Indonesia memimpin Grup D dan akan melawan India dan Australia.

Pada Piala Uber, Malaysia berada dalam Grup A dengan China dan Amerika Serikat. Indonesia, Denmark dan Australia menghuni Grup B, Jepang, Rusia dan Jerman dalam Grup C sementara Korea Selatan, India dan Afrika Selatan di Grup D.

Tim kuat China tiba di Malaysia, Rabu, setelah menjalani latihan tertutup selama 45 hari di provinsi Fujian, tetapi tim favorit juara itu tidak mau berbicara mengenai peluang mempertahankan gelar.

Sementara itu, lima kali juara Piala Uber Jepang, masih tegang karena pemain kunci mereka Eriko Hirose dan Reika Kakiiwa masih cedera.

Pelatih kepala Park Joo Bong mengatakan, harapan Jepang untuk memenangi gelar untuk pertamakalinya sejak 1981 akan tergantung pada seberapa cepat keduanya pulih.

"Saya mengkhawatirkan cedera kaki Eriko dan Reika tetapi target pertama kami adalah mencapai perempat final. Dan kita lihat apa yang terjadi setelah itu.

"Apapun itu kami di sini dan siap tanding bagaimana pun juga." 
Tim Piala Uber Waspadai Ganda Denmark

SEMARANG, Kompas.com - Ketua PB Djarum Kudus, Yopi Rosimin, mengatakan tim Uber Indonesia perlu mewaspadai ganda putri Denmark pada putaran final perebutan Piala Thomas-Uber di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei 2010.
    
"Kalau untuk tunggal, mereka tidak terlalu kuat setelah Tine Rasmussen dan Nanna Brosolat absen karena cedera. Tetapi mereka memiliki ganda putri yang kuat," kata Yopi Rosimin ketika dihubungi dari Semarang, Rabu.
     '
Menurut dia, Denmark memiliki ganda putri yang tangguh yaitu pasangan Camilla Rytter Juhl/Lena Kristiansen. "Meskipun sudah lama Juhl tidak berpasangan dengan Lena, mereka masih yang terkuat di negara tersebut," katanya.
    
Ia mengatakan ganda pertama Indonesia pasangan Gresyia Polii/Meliana Jauhari atau Greysia dengan Nitya Krishinda perlu mewaspadai mereka, mengingat Indonesia berharap bisa meraih satu angka dari nomor ganda dan dua tunggal saat bertemu Denmark.
    
Ketika ditanya absennya juara All England 2010 dan peringkat ketujuh dunia, Tine Rasmussen yang bermasalah dengan kakinya, serta Nanna Brosolot yang tidak masuk dalam daftar tim Uber Denmark, dia mengatakan kenyataan seperti semakin memperbesar peluang Maria Febe Kusumastuti dan kawan-kawan untuk menjuarai babak penyisihan grup.
    
"Saya kira absennya mereka sangat menguntungkan Indonesia karena peluang untuk menjuarai grup semakin besar, mengingat saat melawan Australia, bakal tidak mendapat kesulitan untuk mengalahkannya," katanya.
   
Tim Uber Indonesia yang diunggulkan di tempat keempat di bawah China, Korea Selatan, dan Jepang, masuk Grup B bersama Denmark dan Australia.
    
Pada babak perempat final, unggulan ketiga dan keempat akan diundi kembali untuk menentukan lawan pada babak delapan besar tersebut.
    
Dengan sistem yang baru tersebut (pada Piala Thomas-Uber sebelumnya tidak diundi tetapi untuk menentukan lawan dengan sistem silang), kata dia, salah satu dari unggulan ketiga dan keempat kemungkinan besar akan masuk kelompok atas dan bertemu juara bertahan, China.
    
Kemudian, kata dia, satu tim  lagi turun ke bawah bertemu unggulan kedua, Korea Selatan. "Kalau saya, lebih baik bertemu Korea dibandingkan China. Kalau lawan Korea, kita masih bisa mengalahkannya tetapi kalau lawan China, kemungkinan untuk menang tidak ada karena mereka memiliki kekuatan merata di semua nomor," katanya.
    
Pada babak kualifikasi Piala Thomas-Uber di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu, tim Uber Indonesia berhasil mengalahkan Korea Selatan 4-1 pada babak penyisihan grup. Tetapi pada partai final justru kalah dari Korea dengan angka tipis 2-3 padahal saat itu Indonesia sudah unggul 2-0 terlebih dulu, sehingga Indonesia hanya keluar sebagai juara kedua atau runner-up.
    
"Tetapi kita lihat dulu hasil undian pada babak perempat final, apakah masuk kelompok atas atau bawah karena dengan sistem undian ini peluang bertemu dengan China dan Korea selatan sama," katanya.
Saya kira absennya mereka sangat menguntungkan Indonesia karena peluang untuk menjuarai grup semakin besar, mengingat saat melawan Australia, bakal tidak mendapat kesulitan untuk mengalahkannya
China LatihanTertutup Selama 45 Hari

KUALA LUMPUR, Kompas.com — Juara bertahan Piala Thomas dan Uber, China, tiba di Kuala Lumpur, Rabu (5/5/2010), setelah berlatih secara tertutup,
Tim China yang bertekad mempertahankan gelar juara telah berlatih secara rahasia selama 45 hari di provinsi Fujian. Setiba di Malaysia, mereka menolak berbicara soal peluang mereka mempertahankan gelar.
Sementara tim Piala Uber Jepang, yang pernah lima kali menjadi juara, mengaku khawatir dengan cedera yang menimpa pemain mereka, Eriko Hirose dan Reika Kakiwa.
Pelatih Kepala Jepang Park Joo Bong mengatakan, Jepang berharap dapat mengulang prestasi menjadi juara Piala Uber setelah mereka terakhir kali meraihnya pada 1981.
Joo Bong, mantan pemain ganda Korea Selatan, mengaku khawatir dengan kondisi cedera anak buahnya. "Saya khawatir dengan cedera kaki Eriko dan Reika. Namun, kami berharap dapat lolos ke perempat final. Baru kami akan lihat apa yang harus kami lakukan."
Di Piala Uber, Grup A terdiri dari Malaysia, China, dan AS. Grup B terdiri dari Indonesia, Denmark, dan Australia. Grup C terdapat Jepang, Rusia, dan Jerman. Sementara di Grup D bergabung Korea Selatan, India, dan Afrika Selatan.

JELANG TUC 2010 : PELUANG INDONESIA TERBUKA LEBAR.

PELUANG tim Uber Indonesia semakin menguat dengan mundurnya pebulutangkis andalan Denmark, Tine Rasmussen. Pemain andalan tunggal putri Denmark itu akhinrya batal tampil karena cedera kaki yang belum pulih. Sebelumnya tunggal Nanna Brosolat juga mundur karena cedera.

Langkah Indonesia diperkirakan akan semakin mudah melewati babak penyisihan. Indonesia, Denmark, dan Australia berada di Grup B Uber Cup 2010 yang dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia, mulai Minggu (9/5).
"Saya kira absennya mereka sangat menguntungkan Indonesia karena peluang untuk menjuarai grup semakin besar, mengingat saat melawan Australia, bakal tidak mendapat kesulitan untuk mengalahkannya," kata Ketua PB Djarum Kudus, Yopi Rosimin.
Meski demikian, Yopi menambahkan, Indonesia harus mewaspadai ganda Denmark. "Kalau untuk tunggal, mereka tidak terlalu kuat setelah Tine Rasmussen dan Nanna Brosolat absen karena cedera. Tetapi mereka memiliki ganda putri yang kuat," kata Yopi.
Denmark memiliki ganda putri yang tangguh yaitu pasangan Camilla Rytter Juhl/Lena Kristiansen.
Menurut laporan resmi di situs Asosiasi Bulutangkis Denmark, meskipun Rasmussen yang berpredikat juara All England tersebut sudah dilatih usai Kejuaraan Eropa, dia mendadak sakit pada Kamis lalu ketika melangkah dalam latihan.
Setelah konsultasi dengan petugas kesehatan dan pimpinan tim Denmark, Rasmussen terpaksa mundur dari tim Uber untuk putaran final di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Tine Rasmussen jelas bagian penting dari tim nasional putri dan patut disayangkan dia tidak ikut serta. Kami melihat situasi ini menjadi tantangan dan kesempatan baik dan memberi pengalaman yang berharga bagi pemain muda. Kami telah memilih Mette Poulsen untuk masuk tim," ujar ketua tim Finn Traerup Hansen.
Ia mengatakan Poulsen bermain cukup baik dalam enam tahun terakhir dan tim Denmark mempunyai target untuk lolos ke babak perempatfinal dengan keluar sebagai runner-up grup.
"Sekarang peluang medali menguap bagi tim putri, dan sekarang kami fokus pada pembelajaran. Kami akan berjuang untuk mencapai keberhasilan dan menduduki peringkat kedua dalam grup sehingga dipastikan mendapat tempat di perempat final," kata Asisten Pelatih Lars Uhre.
Selain Tine, Denmark juga sudah kehilangan tunggal putri nomor duanya, Nanna Brosolat Jensen, yang didera cedera berkepanjangan dan tidak masuk tim sejak awal.
Absennya Rasmussen, pemain peringkat tujuh dunia, akan menguntungkan tim putri Indonesia yang berada dalam satu grup dengan Denmark dan Australia pada Grup B. Tim Uber Indonesia akan melawan Denmark pada babak grup, Selasa (11/5).
Pada tim Thomas, pemain Denmark, Hans-Kristian Vittinghus, juga mengalami peradangan di kaki sehingga harus absen pada putaran final. Untuk menggantikan Vittinghus, tim Denmark memutuskan untuk memberi kesempatan bagi juara dunia junior Viktor Axelsen. (Persda Network/mba)

Tim Malaysia "Diteror" Presidennya

SINGAPURA, Kompas.com - Perhelatan Piala Thomas dan Uber 2010 yang akan berlangsung di Putra Stadium, Kuala Lumpur, 9-16 Mei, belum juga dimulai. Tetapi, tim tuan rumah Malaysia sudah mulai menghadapi tekanan hebat, karena "teror" itu datang dari petinggi mereka Nadzmi Salleh.

Apa pasal? Nadzmi yang merupakan presiden federasi bulu tangkis Malaysia tersebut menegaskan timnya harus memenangkan sebuah pertandingan penyisihan grup, sehingga dukungan penonton kian tinggi.

"Semakin banyak pertandingan yang dimenangkan tim, akan membuat dukungan kian kuat," ungkap Nadzmi, yang menambahkan bahwa Malaysia merupakan satu dari lima tim yang punya potensi menjadi juara Piala Thomas.

"Saya berharap, para pemain bisa tampil bagus dan memenangkan dua pertandingan penyisihan grup, sebelum tampil di babak knock-out yang mulai 12 Mei. Saya hanya ingin para pemain memberikan yang terbaik, seperti yang fans Malaysia inginkan, untuk melihat para pemainnya berjuang mati-matian."

Sejak Piala Thomas mulai bergulir tahun 1949, hanya tiga negara yang bergantian jadi juara, yaitu Indonesia, China dan Malaysia. Indonesia menjadi negara paling sukses karena 13 kali jadi juara, disusul China (7 kali) dan Malaysia (5 kali). Tetapi sejak menjadi tuan rumah 1992 dan jadi juara, Malaysia tidak pernah lagi merengkuh trofi turnamen beregu putra dua tahunan tersebut.

Sedangkan di sektor putri, Malaysia belum pernah menapaki final, apalagi menjadi juara Piala Uber. Prestasi yang kurang bagus ini membuat Malaysia tidak memasang target yang tinggi terhadap tim putrinya.

Tim Thomas Malaysia tergabung di Grup B bersama dengan Jepang dan Nigeria. Juara bertahan China berada di Grup A bersama Korea Selatan dan Peru, sedangkan Denmark, Jerman dan Polandia di Grup C. Indonesia berada di Grup D, bersama India dan Australia. Melihat peta kekuatan yang ada, Grup A akan meloloskan China dan Korea, Grup B Malaysia dan Jepang, Grup C Denmark dan Polandia serta Grup D Indonesia dan India.

Dari Piala Uber, Malaysia tergabung di Grup A dengan China dan Amerika Serikat. Indonesia, Denmark dan Australia berada di Grup B, Jepang, Rusia dan Jerman di Grup C, sedangkan Korea Selatan, India dan Afrika Selatan di Grup D.

Rabu, 05 Mei 2010

INFOO....tentang jelang thomas uber cup 2010

Bawa Kembali Piala Itu!

 JAKARTA, Kompas.com - Tim Indonesia yang akan bertanding pada putaran final di Kuala Lumpur Malaysia, 9-16 Mei, diharapkan dapat membawa pulang Piala Thomas dan Uber.

"Inilah kejuaraan resmi lambang supremasi bulu tangkis beregu, kita pernah berjaya cukup lama khususnya pada Piala Thomas. Tidak berlebihan jika target utama membawa kembali Piala Thomas dan Uber," ujar Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (5/5/10).

Djoko menyampaikan harapannya itu saat memperingati HUT ke-59 PBSI sekaligus melepas tim Piala Thomas dan Uber yang akan bertolak ke Malaysia pada Jumat (7/5) dipimpin Ketua Kontingen Sabar Yudo Suroso.

Djoko, yang juga Panglima TNI itu mengatakan, persiapan menghadapi
turnamen yang pernah 13 kali dimenangkan Indonesia sudah optimal. "Semua sudah oke, tinggal bagaimana perjuangan di lapangan," katanya.

Ditanya soal bonus bagi pemain, Djoko menegaskan tidak membiasakan memberi iming-iming bagi pemain. "Kami tidak membiasakan berjuang dengan iming-iming," katanya.

Setelah dilepas oleh Ketua Umum PB PBSI, tim Thomas-Uber Indonesia menurut rencana juga akan diterima Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi A Mallarangeng di kantornya.

Tim Indonesia terdiri atas 10 pemain putra dan 10 putri ditambah tujuh pelatih, dan 12 ofisial.

Tim Uber Indonesia berada dalam Grup B bersama Australia dan Denmark sedang tim Thomas menghuni Grup D dengan Australia dan India.

Kedua tim akan mengawali langkah dengan bertanding melawan Australia pada Minggu (9/5). Dua tim teratas pada setiap grup lolos ke perempat final. 

 

Jelang Thomas Uber; Menganalisis Kelemahan Cina

Kuala Lumpur - Baik beregu maupun perorangan, pemain-pemain China begitu dominan di dunia bulutangkis dalam beberapa tahun terakhir. Di manakah letak kelemahan mereka untuk dimanfaatkan tim-tim lawan?

Tokoh badminton dunia asal Malaysia, Datuk Punch Gunalan, memberi analisisnya menjelang gelaran Piala Thomas dan Uber di Kuala Lumpur, 9-16 Mei mendatang. Di Piala Thomas, bagaimanapun tim kandidat juara masih yang itu-itu juga: China, Indonesia, Korea Selatan dan Denmark. Gunalan bahkan tidak menyebut negaranya sebagai favorit.

Dalam wawancaranya dengan Starsport, pria 66 tahun itu menilai China tetap yang paling kuat di antara tim-tim lain, apabila itu merujuk pada statistik dan hasil berbagai turnamen dalam beberapa tahun terakhir. Piala Thomas selalu dimenangi China dalam tiga edisi terakhir.

"Satu-satunya hal adalah China tidak begitu kuat dalam hal semangat tim (team spirit) tidak seperti Malaysia dan Indonesia, jika kita bicara soal final-final Piala Thomas," ujar Gunalan, manajer Malaysia saat kali terakhir memenangi piala itu di tahun 1992.

"Pemain-pemain mereka terjaga individualistisnya. Dan itu bisa dipahami karena mereka berasal dari negara yang sangat besar," sambungnya dikutip dari situs resmi Asosiasi Badminton Malaysia. "Anda lihat, Bao Chunlai dan Lin Dan punya website masing-masing."

"Mereka masing-masing dan saya pikir ini adalah sebuah faktor yang kadang-kadang bisa menghambat mereka, kalau pemain-pemain mereka tidak kompak," sambung mantan presiden deputi Federasi Badminton Dunia (BWF) itu.

JELANG TUC 2010 : INDONESIA DI TARGETKAN DOBEL GELAR

Jakarta - Sudah lama Indonesia tak merasakan jadi juara di Piala Thomas dan Uber. Meski kehilangan daya saing, Ketua Umum PB PBSI, Djoko Santoso, menargetkan dobel gelar untuk penyelenggaraan tahun ini.

Kali terakhir Piala Uber dibawa ke Indonesia adalah tahun 1996 silam. Kala itu dalam turnamen yang dilangsungkan di Hong Kong, pasukan 'Merah Putih' membawa pulang kemenangan 4-1 atas China.

Sementara di Piala Thomas, prestasi Indonesia terbilang lebih baik dengan terakhir jadi juara pada delapan tahun lalu. Sementara pada edisi 2004, 2006 dan 2008 langkah wakil-wakil putra terhenti di semifinal.

Kondisi tersebut tak membuat rombongan Indonesia yang akan diberangkatkan ke Malaysia memandang pesimistis peluangnya. Ketua Umum PB PBSI, Djoko Santoso, malah menargetkan dua gelar bisa dibawa pulang.

"Ini turnamen paling bergengsi, Piala Thomas dan Uber. Dengan sekarang bertepatan dengan 59 tahun ulang tahun PB PBSI, kami menargetkan membawa kembali Piala Thomas dan Uber ke pangkuan Ibu Pertiwi," ungkap Djoko Santoso dalam pidato pelepasan atlet Thomas dan Uber di pelatnas Cipayung, Rabu (5/5/2010).

Rombongan Indonesia yang diberangkatkan ke Piala Thomas dan Uber akan terdiri dari 39 orang. Dua puluh di antaranya adalah atlet (10 pria & 10 wanita), sementara tujuh lainnya pelatih dan sisanya ofisial.

"Persiapan kami rasa sudah optimal, latihan juga digelar dengan sering. Selain itu kebersamaan tim juga sudah bagus. Kita harap anak-anak bisa memberi yang terbaik dengan menjadi juara."

"Rombongan akan berangkat dari Jakarta tanggal 7. Insya Allah saya bisa hadir di sana untuk menonton pertandingan final. Soal bonus nanti dulu deh, yang penting anak-anak berjuang dulu," lanjut pria yang juga menjabat Panglima TNI itu.

JELANG TUC 2010 : TAUFIK HIDAYAT SIAP LADENI RIVAL-RIVAL BERATNYA.

Jakarta - Walaupun tidak lagi menjadi pemain pelatnas, tapi Taufik Hidayat tetap menjadi pemain tunggal pertama Indonesia di Piala Thomas 2010. Ia dalam kondisi siap menghadapi lawan-lawan beratnya.

Ditemui wartawan seusai acara pelepasan tim Piala Thomas dan Uber 2010 di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (5/5/2010), Taufik menyatakan dirinya yakin dengan kemampuan tim Indonesia dalam mengikuti kejuaraan beregu tersebut.

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Sebagai tunggal pertama saya siap menghadapi tunggal pertama negara-negara lain: Lin Dan (China), Lee Chon Wei (Malaysia), Lee Yong-dae (Korea), dan Peter Gade (Denmark)," ucapnya.

Ditanya mengenai kesiapan tim, juara Olimpiade 2004 itu merasakan sesuatu yang "tidak biasa", dibandingkan dengan pengalaman dia berada di pelatnas dalam beberapa persiapan menghadapi Piala Thomas dan Uber.

"Pengurus dan pemain jarang kumpul-kumpul, walaupun hanya sekadar untuk makan bareng," tukasnya.

Meski demikian Taufik menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia mampu menunjukkan performa terbaiknya di Kuala Lumpur, 9-16 Mei mendatang.

Tim Korsel Jadi Kuda Liar

Jakarta, CyberNews. Tim Piala Thomas Korea Selatan diyakni menjadi kuda liar yang bisa mengancam tim-tim unggulan. Dalam Piala Thomas yang akan berlangsung di Putra Indoor Stadium (Stadion Putra Arena), Kompleks Olahraga Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei nanti, Korea Selatan, berada di grup A, bersama China dan Peru.

Grup B diisi, Malaysia, Jepang, Nigeria. Lalu grup C (Denmark, Jerman, Polandia), dan grup D (Indonesia, India, Australia). Masing-masing grup meloloskan dua tim ke babak delapan besar. Dari empat grup tersebut, China, Malaysia, Denmark, dan Indonesia difavoritkan lolos sebagai juara grup. Sedangkan dari grup A, tim tangguh lainnya, Korea Selatan diprediksi lolos sebagai 'runner-up'.

Pada babak delapan besar atau perempat final, akan dilakukan undian. Empat juara grup akan bertemu secara acak dengan empat tim runner up. Namun, tim yang telah bertemu di babak grup akan dihindarkan bertemu kembali pada babak perempat final.

Bila skenarionya begitu, Korea Selatan yang diprediksi lolos sebagai runner up grup A, kemungkinan besar akan bertemu dengan para juara grup lainnya, yakni Malaysia, Denmark, atau Indonesia. "Yang perlu kita waspadai itu Korea, karena mereka akan menjadi kuda liar yang bisa kemana-mana, bertemu dengan tim-tim unggulan," ujar pelatih ganda putra Sigit Pamungkas.

Menurutnya, memanfaatkan status tuan rumah, Malaysia dapat saja membuat skenario agar Korea Selatan tidak bertemu dengan mereka di babak perempatfinal. Bila hal itu benar terjadi, maka hanya Denmark dan Indonesia yang kemungkinan besar bertemu dengan tim negeri Ginseng tersebut.

Selasa, 04 Mei 2010

Horeee... Tine Rasmussen Absen

JAKARTA, Kompas.com - Berita gembira! Pebulu tangkis tunggal putri andalan Denmark, Tine Rasmussen, batal memperkuat tim Piala Uber negaranya untuk putaran final di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei, karena masih bermasalah dengan kakinya.

Menurut laman resmi Asosiasi Bulu Tangkis Denmark, Selasa (4/5/10), meskipun juara All England tersebut sudah latihan usai Kejuaraan Eropa, dia mendadak sakit pada Kamis lalu ketika melangkah dalam latihan.

Setelah konsultasi dengan petugas kesehatan dan pimpinan tim Denmark, Tine terpaksa mundur dari tim Uber untuk putaran final di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Tine Rasmussen jelas bagian penting dari tim nasional putri dan patut disayangkan dia tidak ikut serta. Kami melihat situasi ini menjadi tantangan dan kesempatan baik dan memberi pengalaman yang berharga bagi pemain muda. Kami telah memilih Mette Poulsen untuk masuk tim," ujar ketua tim Finn Traerup Hansen.

Ia mengatakan, Poulsen bermain cukup baik dalam enam tahun terakhir dan tim Denmark mempunyai target untuk lolos ke babak perempat final dengan keluar sebagai runner-up grup.

"Sekarang peluang medali menguap bagi tim putri, dan sekarang kami fokus pada pembelajaran. Kami akan berjuang untuk mencapai keberhasilan dan menduduki peringkat kedua dalam grup sehingga dipastikan mendapat tempat di perempat final," kata Asisten Pelatih Lars Uhre.

Selain Tine, Denmark juga sudah kehilangan tunggal putri nomor duanya, Nanna Brosolat Jensen, yang dibekap cedera berkepanjangan dan tidak masuk tim sejak awal.

Absennya Tine, pemain peringkat tujuh dunia, akan menguntungkan tim putri Indonesia yang berada dalam satu grup dengan Denmark dan Australia pada Grup B. Tim Uber Indonesia akan melawan Denmark pada babak grup, Selasa (11/5/10).

Pada tim putra Denmark, Hans-Kristian Vittinghus juga mengalami peradangan di kaki sehingga harus absen pada putaran final Piala Thomas kali ini. Untuk menggantikan Vittinghus, tim memutuskan untuk memberi kesempatan bagi juara dunia junior Viktor Axelsen.

Lawan Australia, Awal Perjuangan Indonesia

Jakarta - Akhir pekan ini Indonesia akan mengawali perjuangannya di Piala Thomas dan Uber. Negara tetangga Australia menjadi tantangan peratma bagi Taufik Hidayat dkk. dan Maria Kristin cs.

Seperti dikutip dari situs resmi turnamen, tim Uber yang tergabung di grup B akan melawan Australia pada pukul 12 siang waktu setempat. Seperti halnya tim putri, tim Thomas juga akan menghadapi negeri Kanguru pada hari yang sama.

Australia bisa menjadi lumbung untuk meraih kemenangan bagi tim Merah Putih. Di Thomas, Aussie menempati unggulan ke-12 atau terakhir, sementara Indonesia merupakan unggulan kedua. Sedangkan di Uber, Australia merupakan unggulan ke-10, ada pun Indonesia ada di unggulan keempat.

Sehari setelah menghadapi Australia, tim Thomas bakal turun menghadapi India pada 10 Mei. Sedangkan tim Uber punya waktu istirahat sehari sebelum menghadapi Denmark pada 11 Mei.

Di Piala Thomas dan Uber kali ini, hanya juara dan runner-up grup saja yang bisa melaju ke babak perempatfinal.

Di delapan besar nantinya, juara dan runner-up dari masing-masing grup tidak akan langsung dipertemukan secara silang namun diundi dengan mengacu pada ranking dunia terbaru yang dikeluarkan menjelang pengundian.


Jadwal pertandingan Indonesia

Tim Uber
9 Mei 2010 vs Australia (pukul 12:00)
11 Mei 2010 vs Denmark (pukul 12:00)

Tim Thomas
9 Mei 2010 vs Australia (12:00)
10 Mei 2010 vs India (12:00)


Keterangan: waktu yang tertera dalam jam adalah waktu Kuala Lumpur, Malaysia

Indonesia Waspadai Rasmussen

Jakarta - Tim Uber Indonesia akan bertemu tim kuat Denmark di fase grup Piala Uber 2010. Tine Rasmussen dinilai akan menjadi ancaman terbesar dari tim terbaik dari benua Eropa tersebut.

Walaupun usianya mulai senja, tapi pemain 30 tahun itu masih tampil prima. Ia tergolong berprestasi cemerlang dalam dua tahun belakangan.

Musim lalu Rasmussen mengantongi titel juara dari tiga event Super Series yakni Denmark, Korea dan Malaysia. Dua tahun lalu Rasmussen juga berhasil menyandang predikat juara Eropa dan kampiun All England.

Saat Indonesia bertemu Denmark di pertandingan grup (11/5), Maria Febe Kusumastuti hampir dipastikan diplot untuk meladeni Rasmussen. Kali terakhir mereka bertemu di Hong Kong Super Series 2008, Maria takluk dua set langsung dengan 8-21, 16-21 dalam waktu 26 menit saja.

Meski begitu, Maria Febe cukup optimis akan mampu mengimbangi kekuatan Rasmussen. Menurut dia, cara mengalahkan Rasmussen adalah dengan menggunakan strategi penempatan bola.

"Saat ini saya akan siap untuk mengatasi kekuatan besar dia," yakin pemain berperingkat 19 dunia itu di situs resmi Thomas-Uber 2010.

"Seperti para pemain Eropa lainnya, kekuatan dia sangat hebat. Saya hanya harus bermain lebih baik dengan menempatkan bola-bola sulit dan membuat dia mengejarnya."

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh tunggal putri ketiga, Maria Kristin. Pengalaman yang dimiliki Rasmussen menjadi nilai plus.

"Tidak diragukan lagi, dia memiliki skill yang hebat dan kaya akan pengalaman. Selain dia (Rasmussen), (pemain Denmark yang lain) tidak akan menjadi ancaman berarti buat kami," sambung peraih perunggu Olimpiade Beijing tersebut.

Tak Bisa Pilih Lawan di Perempatfinal

Jakarta - Format baru akan diperkenalkan di perempatfinal Piala Thomas dan Piala Uber 2010. Nantinya, tim yang lolos ke sana tidak bisa memilih lawan karena lawannya akan diundi.

Inilah salah satu bentuk inovasi untuk putaran final Piala Thomas dan Uber yang diperkenalkan saat undian di Kuala Lumpur awal Maret lalu.

Di perempatfinal nantinya, juara dan runner-up dari masing-masing grup tidak akan langsung dipertemukan secara silang. Negara mana menghadapi lawan yang mana akan diundi dengan mengacu pada ranking dunia terbaru yang dikeluarkan menjelang pengundian.

Artinya, tidak ada negara yang bisa memilih lawan, seperti yang dilakukan Korea Selatan tahun 2008. Saat itu, Korsel memilih jadi peringkat ketiga grup dan merintis jalan melalui playoff, lolos ke perempatfinal dan akhirnya mencapai final.

Juga berbeda dengan format tahun 2008, Piala Thomas dan Uber 2010 ini tidak mengenal playoff menuju perempatfinal. Nantinya, cuma juara dan runner-up grup yang berhak atas tiket 8 besar.

Di fase grup Piala Thomas, 12 negara partisipan dibagi dalam empat grup yang masing-masing berisi tiga tim. Indonesia sendiri berada di Grup D bersama Australia dan India.

Sama dengan di bagian putra, 12 kontestan di Piala Uber juga dibagi dalam empat grup yang masing-masing berisi tiga peserta. Tim putri 'Merah Putih' tergabung bersama Denmark dan Australia di Grup B.

Putaran final Piala Thomas dan Piala Uber akan digelar pada 9-16 Mei ini di Kuala Lumpur, Malaysia. China adalah juara bertahan di kelompok putra dan putri.

Berikut adalah pembagian grup Piala Thomas dan Uber 2010
Piala Thomas
Grup A: China, Korea Selatan, Peru
Grup B: Malaysia, Jepang, Nigeria
Grup C: Denmark, Jerman, Polandia
Grup D: Indonesia, India, Australia

Piala Uber
Grup A: China, Malaysia, Amerika Serikat
Grup B: Indonesia, Denmark, Australia
Grup C: Jepang, Rusia, Jerman
Grup D: Korea Selatan, India, Afrika Selatan

Malaysia: Tirulah Fans Indonesia

Kuala Lumpur - Pasangan ganda putra Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari berharap penuh pada dukungan suporter tuan rumah. Ia meminta publiknya meniru keberisikan fans Indonesia.

"Semakin berisik semakin bagus. Fairuzizuan dan saya lebih suka kebisingan supaya kami bisa terus semangat. Kami sendiri saling meneriaki satu sama lain untuk memberi semangat di saat latihan," demikian Zakry seperti dikutip situs resmi Asosiasi Bulutangkis Malaysia.

Ditambahkan pemain berusia 27 tahun itu, kalau mereka diam saat bermain, itu berarti ada yang salah. Kemampuan terbaik mereka bisa tidak keluar. Itu sebabnya mereka harus secara konstan saling menyemangati dengan tidak "diam-diaman".

"Dan kami berharap mendapat dukungan dari penonton kami. Saya mengagumi fans Indonesia karena mereka terus mendukung pemain-pemainnya sepanjang waktu. Kami mohon fans kami bisa begitu juga," tandas Zakry.

Zakry/Fairuzizuan adalah ganda putra nomor dua di tim Malaysia setelah pasangan nomor satu dunia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Ganda ketiga adalah Ong Soon Hock/Hoon Thien How.

Turnamen tahun ini adalah Piala Thomas kedua untuk Zakry/Fairuzizuan. Mereka menjadi cadangan tapi dimainkan untuk partai ganda kedua di babak semifinal Piala Thomas 2008 di Jakarta, melawan Guo Zhengdong/Xie Zhongbo. Mereka menang dan menyamakan kedudukan 2-2, tapi di partai penentuan, tunggal ketiga Malaysia Mohd Hafiz Hashim kalah dari Chen Jin.

"Itulah satu-satunya pertandingan yang kami mainkan di putaran final Piala Thomas pertama kami, tapi juga yang paling terkenang. Kami sudah lebih banyak tampil saat ini dan mudah-mudahan bisa menyumbangkan poin di setiap laga," pungkas Zakry.

Sebagai ganda kedua, mereka akan bersaing dengan pasangan-pasangan top lain seperti Cai Yun/Fu Haifeng (China), Alven Yulianto/Hendra Gunawan (Indonesia), Jung Jae-sung/Shin Baek-cheol (Korsel) dan Lars Paaske/Jonas Rasmussen (Denmark).

Jelang Piala Thomas Sebelum Berlaga, Suntik Dulu....

JAKARTA, Kompas.com - Para pemain bulu tangkis Nigeria yang akan berlaga di ajang Piala Thomas di Kuala Lumpur, akhir pekan ini,  akan menjalani vaksinasi virus H1N1.
Kejuaraan bulu tangkis beregu Piala Thomas dan Uber yang akan berlangsung 9-16 Mei mendatang dibayangi berita  merebaknya virus H1N1 yang dikenal dengan  istilah awam flu babi.  Hingga Sabtu pekan lalu, dikabarkan sudah 36 orang terkena infeksi virus H1N1, termasuk pelatih kepala tim Malaysia, Rashid Sidek dan puterinya yang baru berusia lima tahun.
Nigeria sendiri akan menghadapi Malaysia pada peratndingan awal Piala Thomas. Para pemain dan ofisial tim Malaysia telah menjalani tes dan dinyatakan bebas dari terjangkit virus H1N1.
Federasi bulu tangkis Nigeria (BFN) juga menyatakan akan melakukan vaksinasi tehadap seluruh anggota rombongan Piala Thomas Nigeria sebelum tiba di Kuala Lumpur. "Semua pemain dan ofisial akan menjalani vaksinasi sebelum berangkat ke turnamen tersebut," kata sekretaris BFN, Rita Akande.
Nigeria akan menurunkan enam pemain yaitu Ola Fagbemi, Jinkam Ifraimu, Ibrahim Adamu, Eneojo Abah, Ocholi Edicha dan Victor Makanju.
Kantor berita Malasyia, Bernama menyebutpemerintah  Malaysia juga mangantisipasi menyebarnya virus H1N1 selama berlangsungnya turnamen, 9-16 Mei. Mereka menempatkan petugas kesehatan di hotel-hotel tempat menginapnya peserta. Sementara buat para penonton, pemerintah memberikan petujuk cara pencegahan tertular virus tersebut.

Tim Uber Harus Juara Grup!

SEMARANG, KOMPAS.com — Ketua PB Djarum Kudus Yopi Rosimin mengatakan, tim Uber Indonesia diharapkan menjadi juara grup pada babak penyisihan. Target itu harus tercapai untuk menghindari pertemuan dengan juara bertahan China pada babak perempat final.

"Saya kira kalau Maria Febe Kusumastuti dan kawan-kawan bisa menjadi juara grup, maka peluang untuk bertemu China kemungkinannya kecil karena negara tersebut bisa dipastikan akan menjadi juara grup," kata Yopi, Senin (3/5/2010).

Menurut dia, peluang bertemu China memang ada karena setelah babak penyisihan. Untuk itu, akan dilakukan undian untuk menentukan lawan pada babak perempat final atau delapan besar. "Kalau kita bisa juara grup tentunya peluangnya kecil bertemu China," katanya.

Ia mengatakan, seandainya Indonesia bertemu China pada babak perempat final, maka peluangnya tentu kecil karena Negeri Tirai Bambu itu kuat di semua nomor.

"Siapa pun yang dimainkan akan sulit menandingi mereka," katanya.

Ia mengatakan, untuk bisa menjadi juara grup, tim Uber Indonesia harus bisa mengalahkan Australia dan Denmark pada babak penyisihan Grup B.

"Kalau lawan Australia, saya merasa optimistis tim Uber Indonesia bisa mengalahkan mereka. Kalau melawan Denmark, tentu peluangnya fifty-fifty karena mereka memiliki kekuatan pada satu nomor tunggal dan satu ganda," katanya.